PENGENALAN BUDAYA INDONESIA MELALUI TARI TOR-TOR DI UNIVERSITI TUN HUSSEIN ONN MALAYSIA

Authors

  • Sri Mulyati Universitas Riau Kepulauan
  • Mirayona Universitas Riau Kepulauan
  • Sriwati Universitas Riau Kepulauan

Keywords:

Tari Tor-Tor, Seni Tradisional, Experiential Learning, Media Edukasi, Diplomasi Budaya.

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui Tari Tor-Tor kepada mahasiswa internasional di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) sebagai bagian dari upaya penguatan diplomasi budaya. Dalam konteks globalisasi, seni tradisional memiliki peran strategis sebagai media representasi identitas nasional sekaligus sarana membangun pemahaman dan interaksi lintas budaya. Kegiatan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, serta menerapkan experiential learning yang menekankan keterlibatan aktif dan pengalaman langsung peserta dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Tari Tor-Tor, baik dari aspek gerak maupun makna filosofis yang merepresentasikan nilai penghormatan terhadap leluhur, solidaritas, kebersamaan, dan komunikasi simbolik. Keterlibatan langsung dalam proses pembelajaran juga mendorong terbentuknya apresiasi terhadap keberagaman budaya serta meningkatkan pemahaman lintas budaya di antara peserta. Selain berfungsi sebagai media edukasi, kegiatan ini turut memperkuat representasi positif budaya Indonesia dalam lingkungan akademik internasional. Dengan demikian, pemanfaatan Tari Tor-Tor melalui pembelajaran berbasis pengalaman menunjukkan potensi seni tradisional sebagai media edukasi lintas budaya sekaligus instrumen diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Mulyati, S., Mirayona, & Sriwati. (2026). PENGENALAN BUDAYA INDONESIA MELALUI TARI TOR-TOR DI UNIVERSITI TUN HUSSEIN ONN MALAYSIA. Jurnal Pengabdian Ibnu Sina, 5(2), 16–23. Retrieved from https://ojs3.lppm-uis.org/index.php/J-PIS/article/view/1513