PENGUATAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA BERBASIS POTENSI LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.36352/j-pis.v5i2.150900048Keywords:
Ketahanan Pangan, Teknologi Tepat Guna, Pangan Lokal, Pemberdayaan Masyarakat, Diversifikasi PanganAbstract
Ketahanan pangan memerlukan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pangan lokal dan teknologi tepat guna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Barua, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, mengenai ketahanan pangan, diversifikasi pangan, dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tujuh tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, persiapan, sosialisasi, demonstrasi, diskusi dan praktik, evaluasi, serta tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berdasarkan 11 kriteria pemahaman. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 53,9% menjadi 85,4%, dengan peningkatan sebesar 31,5 poin persentase. Peningkatan terutama terlihat pada pemahaman teknologi tepat guna dan penerapannya berbasis potensi lokal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi sosialisasi, demonstrasi, diskusi, dan praktik dapat meningkatkan pemahaman masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendukung kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Ibnu Sina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.