INSPEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI SDIT AL-FARABI BATAM KELURAHAN BATU BESAR KOTA BATAM TAHUN 2026

Authors

  • Rasmin Nurjading Univeristas Ibnu Sina
  • Ade Raga Sukma Harahap Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Batam, Indonesia
  • Nur Halimah Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Batam, Indonesia
  • Cici Rahmawaty Sallomo Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Batam, Indonesia
  • Alwina Azizha Putri Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Batam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36352/j-pis.v5i2.150900031

Keywords:

Inspeksi Kesehatan Lingkungan, sekolah, Kualitas Air, Kualitas Udara, Intervensi

Abstract

ABSTRAK
Sekolah merupakan fasilitas umum dengan peran strategis dalam pembentukan sumber daya manusia sehingga kondisi kesehatan lingkungannya berpengaruh langsung terhadap kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas belajar peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menilai kondisi kesehatan lingkungan SDIT Al-Farabi Batam melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) serta memberikan intervensi perbaikan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif observasional dengan tahapan persiapan, pelaksanaan penilaian menggunakan formulir IKL, serta intervensi tindak lanjut. Penilaian dilakukan terhadap 56 variabel yang meliputi komponen air, udara, pangan, sarana dan bangunan, serta vektor penyakit. Hasil kegiatan menunjukkan skor total 36 dari 56 variabel (64,3%), dengan kondisi sarana dan bangunan, kualitas fisik air, serta sebagian besar persyaratan kesehatan udara yang sudah cukup baik. Namun demikian, ditemukan kadar Total Coliform dan Escherichia coli air bersih yang melampaui ambang batas, nilai pH di luar rentang standar, pencahayaan dan tingkat kebisingan ruang kelas yang belum memenuhi syarat, serta belum tersedianya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah. Sebagai tindak lanjut, dilakukan intervensi berupa penyerahan sarana tempat sampah, filter air, dan media edukasi poster perilaku hidup bersih dan sehat kepada pihak sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga sekolah serta menjadi dasar perbaikan berkelanjutan kesehatan lingkungan sekolah.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Nurjading, R., Harahap, A. R. S., Halimah, N., Sallomo, C. R., & Putri, A. A. (2026). INSPEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI SDIT AL-FARABI BATAM KELURAHAN BATU BESAR KOTA BATAM TAHUN 2026. Jurnal Pengabdian Ibnu Sina, 5(2), 66–71. https://doi.org/10.36352/j-pis.v5i2.150900031