LITERASI MANAJEMEN KEUANGAN DAN DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN BAGI UMKM DI DESA SERI KEMBANG III
Keywords:
Literasi Keuangan, UMKM, Pencatatan Keuangan, Manajemen Keuangan, Pelatihan UsahaAbstract
Keberlangsungan dan kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat bergantung pada literasi
manajemen keuangan. Namun demikian, banyak usaha kecil dan menengah (UMKM) yang menghadapi masalah
dasar dalam pengelolaan keuangan bisnis. Ini termasuk tidak membedakan uang bisnis dari uang pribadi dan tidak
mencatat transaksi secara teratur. Kondisi ini dapat mengganggu pengambilan keputusan bisnis, perhitungan
keuntungan, dan pengelolaan arus kas. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk
meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM di Desa Seri Kembang III tentang manajemen keuangan melalui
pelatihan dasar pencatatan keuangan. Observasi awal, survei kondisi mitra, pelaksanaan pre-test, penyebaran
materi sosialisasi, pelatihan pencatatan keuangan, simulasi perhitungan laba-rugi, dan pendampingan langsung
dalam pengelolaan uang kas harian adalah semua metode yang digunakan dalam kegiatan ini. Dengan
menggunakan pendekatan partisipatif, pelaku usaha tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis tetapi juga
pengalaman yang dapat diterapkan secara langsung pada bisnis mereka. Hasil pre-test menunjukkan bahwa
sebagian besar pelaku usaha tidak memiliki catatan keuangan, tidak tahu bagaimana memisahkan keuangan
pribadi dan bisnis, dan tidak tahu cara membuat laporan keuangan sederhana. Hasil post-test, di sisi lain,
menunjukkan bahwa semua peserta telah belajar banyak tentang pengelolaan keuangan dan membuat daftar biaya
dan keuntungan. Oleh karena itu, kegiatan ini berdampak positif pada peningkatan pengetahuan pelaku UMKM
tentang manajemen keuangan, yang merupakan fondasi awal untuk membangun usaha yang lebih stabil, terukur,
dan berkelanjutan.