Edukasi Literasi Digital dalam Mengenali dan Menangkal Berita Hoaks bagi Siswa SMK Putra Jaya School Batam
DOI:
https://doi.org/10.36352/jastis.v3i01.150900057Kata Kunci:
literasi digital, hoaks, verifikasi informasi, siswa SMKAbstrak
Penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial menjadi salah satu tantangan literasi digital yang serius, terutama bagi remaja usia sekolah yang aktif mengonsumsi dan membagikan informasi tanpa selalu memeriksa kebenarannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan dalam mengenali serta menangkal berita hoaks. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Mei 2026 di SMK Putra Jaya School Batam dengan sasaran 17 siswa, melalui metode sosialisasi berbasis presentasi bertajuk “Saring Sebelum Sharing” yang dilengkapi diskusi interaktif dan permainan (games). Materi mencakup pengertian hoaks, perbedaan hoaks dan fakta, dampak menyebarkan informasi tanpa fakta, prinsip menyaring informasi sebelum membagikan, serta studi kasus. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan partisipasi dan respons siswa. Hasil menunjukkan kegiatan terlaksana dengan respons positif, ditandai antusiasme dan keterlibatan aktif siswa, serta peningkatan pemahaman siswa dalam membedakan informasi benar dari yang menyesatkan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi literasi hoaks dengan pendekatan partisipatif efektif menumbuhkan sikap kritis siswa terhadap informasi digital.
Kata kunci—literasi digital, hoaks, verifikasi informasi, siswa SMK