Perbandingan Kinerja Reksa Dana Saham Konvensional dengan Reksa Dana Saham Syariah dengan Metode Indeks Sharpe, Indeks Treynor, dan Alpha Jensen yang Dilakukan pada Periode Pandemi Covid-19 (Studi Kasus pada Aplikasi Bibit)
Abstrak
Reksa dana saham merupakan, pilihan investasi yang cocok bagi investor pemula karena, dana investasi tersebut dikelola atau diatur oleh seorang Manajer Investasi. Dan aplikasi Bibit menjadi aplikasi investasi yang banyak di gemari oleh masyarakat Indonesia, terutama anak muda. Dengan fitur unik seperti Robo-advisor, merupakan teknologi yang dapat membantu investor untuk mengolah berbagai jenis layanan keuangan dan perencanaan financial. Selama era pandemi Covid-19, harga saham mempengaruhi fluktuasi secara derastis, pemahaman tentang analisa kinerja reksa dana saham ini, dapat membantu investor dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih baik lagi. Artikel ini bertujuan untuk, selama masa pandemi Covid-19, yang terdeftar pada Aplikasi reksa dana Bibit. Penelitian membandingkan kedua kinerja reksa dana saham yaitu reksa dana saham Syariah dan reksa dana saham Konvensional ini menggunakan metode analisis Indeks Sharpe, Indeks Treynor, dan Alpha Jensen. Dari ketiga metode tersebut, selanjutnya dilakukan Uji Normalitas Kolomogorov-Smirnov mengunakan aplikasi SPSS. Data yang di hasilakn dari rata-rata kinerja Indeks Sharpe, Indeks Treynor, dan Alpha Jensen, data berditribusi normal. Maka Uji Hipotesis selanjutnya dilakukan Uji Independen Paried Sample T-test dengan hasil penelitian menunjukkan Manulife Saham Andalan sebagai reksa dana konvensional terbaik dan Sucorinvest Sharia Equity sebagai reksa dana syariah terbaik. Selain itu, Hasil uji independen sample t-test menunjukkUnduhan
Diterbitkan
2023-07-19
Terbitan
Bagian
Articles