Literasi Digital: Sebuah Tinjauan Sistematis
Isi Artikel Utama
Abstrak
Tujuan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis beberapa referensi pada kata kunci
literasi digital. Melalui Harzing's Publish or Perish, tinjauan sistematis literatur dilakukan untuk penelitian
ini dengan memanfaatkan database Scopus. Dengan menggunakan Protokol SPAR-4-SLR, analisis data
dilakukan menggunakan Microsoft Excel, Mendeley, dan Vos Viewer untuk memberikan transparansi dan
replikasi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 50 artikel primer yang terindeks di Scopus Q1 berdasarkan
Scimago Journal Rank-ing (SJR). Studi ini juga menemukan adanya 6 cluster pengetahuan yang
mendukung penelitian tentang literasi digital dengan total kekuatan tautan sebesar 55. Visualisasi Vos
Viewer mengungkapkan bahwa “Digital Literacy” memiliki besaran yang signifikan dan terkait dengan
frasa “Information Literacy dan Digital Transformation" menunjukkan hubungan yang jelas. Penelitian ini
memiliki beberapa keterbatasan, seperti kendala dalam mengakses database yang terbatas pada Scopus.
Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya memperluas pengumpulan datanya dengan
menggunakan sumber tambahan seperti Emerald, SpringerLink, ScienceDirect, Eb-sco, Google Scholar,
ProQuest, dan jurnal non-Q seperti Web of Science.
literasi digital. Melalui Harzing's Publish or Perish, tinjauan sistematis literatur dilakukan untuk penelitian
ini dengan memanfaatkan database Scopus. Dengan menggunakan Protokol SPAR-4-SLR, analisis data
dilakukan menggunakan Microsoft Excel, Mendeley, dan Vos Viewer untuk memberikan transparansi dan
replikasi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 50 artikel primer yang terindeks di Scopus Q1 berdasarkan
Scimago Journal Rank-ing (SJR). Studi ini juga menemukan adanya 6 cluster pengetahuan yang
mendukung penelitian tentang literasi digital dengan total kekuatan tautan sebesar 55. Visualisasi Vos
Viewer mengungkapkan bahwa “Digital Literacy” memiliki besaran yang signifikan dan terkait dengan
frasa “Information Literacy dan Digital Transformation" menunjukkan hubungan yang jelas. Penelitian ini
memiliki beberapa keterbatasan, seperti kendala dalam mengakses database yang terbatas pada Scopus.
Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya memperluas pengumpulan datanya dengan
menggunakan sumber tambahan seperti Emerald, SpringerLink, ScienceDirect, Eb-sco, Google Scholar,
ProQuest, dan jurnal non-Q seperti Web of Science.
Rincian Artikel
Bagian
Articles