Analisis dan Improvement Kualitas Pengelasan Berdasarkan Rejection Rate Hasil NDT Ultrasonic Testing Menggunakan Metode Six Sigma

  • Ahmad Ridwan Universitas Ibnu Sina
  • Nandar Cundara Universitas Ibnu Sina
  • Sanusi Sanusi Universitas Ibnu Sina
Keywords: Pengelasan, Ultrasonic Testing, Six Sigma, Rejection Rate, DMAIC

Abstract

Kualitas pengelasan merupakan aspek penting dalam menjamin integritas struktur pada industri minyak dan gas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab utama tingginya rejection rate hasil Non-Destructive Testing (NDT) dengan metode Ultrasonic Testing (UT), serta memberikan usulan perbaikan kualitas melalui pendekatan Six Sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Objek penelitian adalah sambungan las pada Proyek Sofia di PT. Seatrium (SMOE Indonesia) dengan data inspeksi UT selama 40 minggu. Dari 2.368 sambungan yang diuji, ditemukan 28 cacat dengan dominasi lack of fusion (39,29%) dan slag inclusion (32,14%). Nilai awal Defects per Million Opportunities (DPMO) sebesar 38.043 menghasilkan level sigma 2,9. Setelah implementasi perbaikan—meliputi verifikasi gap sambungan, kalibrasi parameter mesin las, serta penggunaan oven elektroda secara konsisten—DPMO menurun menjadi 3.853 dan level sigma meningkat menjadi 3,8. Hasil penelitian membuktikan bahwa pendekatan Six Sigma berbasis DMAIC efektif dalam menurunkan cacat lebih dari 90%, meningkatkan stabilitas proses, serta mendukung pencapaian standar kualitas internal maupun industri

Downloads

Download data is not yet available.
Statistik
Abstract View: 7
Artikel Download: 2
Published
2026-02-17