ANALISIS GETARAN DAN KEBISINGAN PADA KAPAL UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN DAN KESELAMATAN
Kata Kunci:
getaran kapal; kebisingan; ISO 6954; blade passing frequency; FFT; kapal feri cepatAbstrak
Getaran dan kebisingan yang berlebih menurunkan kenyamanan penumpang dan dapat mengganggu keselamatan awak kapal. Penelitian ini menganalisis getaran dan kebisingan kapal feri cepat 200 penumpang milik PT Bintan Resort Ferries rute Batam–Tanjungpinang–Lagoi berdasarkan ISO 6954:2000 dan ISO 2923:1996. Pada kecepatan 28 knot, kebisingan ruang penumpang 72–78 dBA (batas IMO 65 dBA) dan getaran geladak 3,2–5,8 mm/s RMS (batas ISO 6954 Grade B: 4,0 mm/s). Analisis FFT mengidentifikasi frekuensi eksitasi dominan 58,3 Hz yang berasal dari blade passing frequency (BPF) propeller 4 daun pada 875 rpm. Survei kepuasan penumpang (n = 120) menghasilkan skor kenyamanan akustik 5,4/10 dan getaran 4,8/10. Solusi yang diusulkan adalah dynamic vibration absorber (DVA) 58,3 Hz dan isolasi akustik Rockwool 60 kg/m³. Prediksi SEA menunjukkan kebisingan turun menjadi 62–65 dBA, getaran turun 35–40%, dan skor kenyamanan naik menjadi 7,8 dan 7,4.
Referensi
Blevins, R. D. (2001). Formulas for Natural Frequency and Mode Shape. Krieger Publishing.
Den Hartog, J. P. (1956). Mechanical Vibrations (4th ed.). McGraw-Hill.
IMO. (2012). MSC-MEPC.2/Circ.12 – Revised Noise Levels Limits for Ship.
ISO. (1996). ISO 2923:1996 – Acoustics: Measurement of Noise on Board Vessels.
ISO. (2000). ISO 6954:2000 – Mechanical Vibration on Passenger and Merchant Ships.
Senjanović, I., Malenica, Š., & Tomašević, S. (2020). Investigation of ship hydroelasticity. Ocean Engineering, 35(5–6), 523–535.
Smentek, R., & Przybyłek, M. (2021). Noise and vibration on passenger vessels. Polish Maritime Research, 28(4), 112–124.
Todd, F. H. (1967). Ship Hull Vibration. Edward Arnold Publishers.