Pemberdayaan Masyarakat RT 04/RW 19 Kelurahan Tiban Baru dari Bank Sampah menuju Ketahanan Pangan melalui Pemanfaatan Galon Bekas sebagai Media Tanam
DOI:
https://doi.org/10.36352/jastis.v3i01.150900069Kata Kunci:
bank sampah; ketahanan pangan; pemberdayaan masyarakat; media tanam; galon bekasAbstrak
Pengelolaan sampah rumah tangga di lingkungan permukiman padat sering kali berhenti pada tahap pengumpulan dan penjualan sampah bernilai ekonomis, tanpa dilanjutkan pada pemanfaatan yang mendukung ketahanan pangan keluarga. Observasi di lingkungan RT 04/RW 19 Kelurahan Tiban Baru menunjukkan bahwa galon air mineral bekas yang terkumpul melalui kegiatan bank sampah selama ini hanya dijual sebagai sampah plastik tanpa dimanfaatkan lebih lanjut, padahal warga memiliki lahan pekarangan terbatas yang berpotensi dioptimalkan untuk budi daya tanaman pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat dalam mengelola galon bekas menjadi media tanam sebagai langkah menuju ketahanan pangan keluarga. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu observasi dan identifikasi masalah, koordinasi dengan pengurus bank sampah dan perangkat RT/RW, pelaksanaan pengolahan dan pemasangan media tanam, serta evaluasi. Kegiatan melibatkan warga RT 04/RW 19 bersama tim pelaksana, dengan tahapan pengumpulan galon bekas dari bank sampah, pembersihan, pelubangan dan pengecatan galon, pengisian media tanam, hingga penataan pada lahan pekarangan bersama. Hasil kegiatan berupa terbentuknya sejumlah unit pot dari galon bekas yang telah diisi media tanam dan siap ditanami sayuran, serta meningkatnya partisipasi dan kesadaran warga dalam mengelola sampah plastik menjadi sarana produktif. Warga memberikan tanggapan positif dan menyatakan kesediaan untuk melanjutkan serta mengembangkan kegiatan ini secara mandiri. Kegiatan ini menegaskan bahwa sinergi antara pengelolaan bank sampah dan praktik pertanian pekarangan berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi model sederhana namun berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.