Pemberdayaan Masyarakat Desa Bojongsari melalui Inovasi Kincir Ikan Mugil Berbasis Syariah

  • Deni Maulana STIE Syariah Saleh Budiman
Keywords: pemberdayaan masyarakat, ikan Mugil, teknologi aerasi, ekonomi syariah, budidaya perikanan.

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat Desa Bojongsari melalui inovasi teknologi kincir aerasi budidaya ikan Mugil (Mugil cephalus) yang diintegrasikan dengan prinsip ekonomi syariah. Desa Bojongsari memiliki potensi sumber daya perairan yang cukup besar, namun pemanfaatannya masih terbatas akibat rendahnya kualitas air kolam, kurangnya teknologi pendukung, serta lemahnya manajemen usaha masyarakat. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan, meliputi identifikasi masalah, perancangan teknologi kincir berbasis bahan lokal, pelatihan teknis budidaya, penyuluhan manajemen usaha syariah, serta evaluasi dampak sosial-ekonomi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, pengukuran kualitas air, dan dokumentasi produksi sebelum serta sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kadar oksigen terlarut (DO) kolam dari kondisi kurang optimal menuju kisaran ideal budidaya, penurunan tingkat kematian ikan, serta peningkatan produktivitas panen hingga sekitar 30–40%. Efisiensi pakan juga meningkat sehingga biaya operasional menurun. Dari sisi sosial-ekonomi, masyarakat mengalami peningkatan pendapatan, penguatan kelembagaan kelompok, serta penerapan sistem kemitraan berbasis musyarakah yang mendorong pembagian hasil lebih adil dan transparan. Integrasi nilai syariah seperti larangan riba, kejujuran, dan tanggung jawab sosial turut memperkuat keberlanjutan usaha. Program ini membuktikan bahwa kombinasi teknologi tepat guna dan ekonomi syariah efektif sebagai model pemberdayaan desa yang inklusif, etis, dan berkelanjutan, serta berpotensi direplikasi di wilayah dengan karakteristik serupa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boyd, C. E., & Tucker, C. S. (2012). Pond aquaculture water quality management. Springer.

Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268.

Chapra, M. U. (2008). The Islamic vision of development in the light of maqasid al-shari’ah. Islamic Research and Training Institute, Islamic Development Bank.

Narayan, D. (2002). Empowerment and poverty reduction: A sourcebook. World Bank.

Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263.

Siddiqi, M. N. (2006). Islamic banking and finance in theory and practice: A survey of state of the art. Edward Elgar Publishing.

Usmani, M. T. (2010). An introduction to Islamic finance. Kluwer Law International.

FAO. (2018). The state of world fisheries and aquaculture. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Rahim, A., & Hastuti, D. R. D. (2007). Ekonomi pertanian: Pengantar teori dan kasus. Penebar Swadaya.

Yunus, M. (2010). Building social business: The new kind of capitalism that serves humanity’s most pressing needs. PublicAffairs.

Statistik
Abstract View: 11
Artikel Download: 1
Published
2026-01-27